Sewaktu
membaca tulisan Ukhti Aghita, Maraji dinukil dari Majalah Al Mawaddah
Edisi 1. Saya membaca sesuatu yang luar biasa. Yaitu Wanita dalam
Al-Quran.
Kalau kita mau mencermati, sungguh
wanita sangat dimuliakan dalam Islam saudara-saudaraku. Betapa banyak
sudah buku-buku yang membedah habis mengenai wanita, karena memang
wanita adalah makhluk yang unik dan istimewa. benar kan ? dalam
Al-Qur’an saja dapat kita lihat betapa banyak hukum yang dikhususkan
untuk wanita, hal ini bukan dikarenakan kaum wanita itu lemah dan banyak
kekurangan. tetapi karena Allah sangat peduli dan sayang terhadap kita.
Berbagai
pertanyaan yang seringkali muncul seperti, apakah ibadah kita bernilai
setara dengan ibadah kaum laki-laki ? apakah kaum hawa dapat memperoleh
kemuliaan setara dengan kaum adam ? padahal ada beberapa hal yang
menghalangi kaum wanita untuk beribadah (sholat, puasa, dll).
pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang kemudian membawa kita kepada
keraguan dalam beribadah. dan Allah telah telah menjawab pertanyaan itu
dalam Al-Qur’an, begitupun Allah juga telah menunjukkan kecintaannya
pada wanita dan selalu mengutamakan wanita. Mengapa wanita begitu
istimewa ?? Let’s check this out …
Hai
anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk
menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa
itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari
tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.( Q.S. Al A’raaf : 26)
Katakanlah
kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan
memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,
kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan
kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali
kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau
putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara
laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau
putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau
budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang
tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum
mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya
agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu
sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu
beruntung. (Q.S. An Nuur : 31)
Dan
perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung)
yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan
pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan
berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar
lagi Maha Mengetahui.(Q.S. An Nuur : 60)
Hai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi
kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu
waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan
bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang
percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu
Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu ke luar), dan Allah tidak malu
(menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan)
kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir.
Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak
boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini
istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan
itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah. (Q.S. Al Ahzab : 53)
Tidak
ada dosa atas istri-istri Nabi (untuk berjumpa tanpa tabir) dengan
bapak-bapak mereka, anak-anak laki-laki mereka, saudara laki-laki
mereka, anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka, anak laki-laki
dari saudara mereka yang perempuan, perempuan-perempuan yang beriman dan
hamba sahaya yang mereka miliki, dan bertakwalah kamu (hai istri-istri
Nabi) kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.(Q.S. Al Ahzab : 55)
Hai
Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan
istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk
dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha
pengampun lagi Maha penyayang (Q.S. Al Ahzab : 59)
Maha benar ALLAH dengan segala firman-NYA.
Adapun Rasulullah SAW, manusia termulia dan terbaik sepanjang masa pun mengakui dan sangat memuliakan wanita. ini buktinya :
Dari Abdullah bin ‘Amr radhiallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda:
“Dunia
ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan
dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan
Ahmad)
Dalam lafazh lain:
“Sesungguhnya
dunia ini adalah perhiasan dan tidak ada di antara perhiasan dunia yang
lebih baik daripada wanita yang sholihah.” (HR. Ibnu Majah)
Dalam lafazh lainnya lagi:
“Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad)
Wanita dan Keindahan
Sudah
menjadi sunnatullah bagi anak Adam diberikan kepada mereka berbagai
kenikmatan yang mereka cintai dan dijadikan indah pandangan mereka
dengannya di dunia ini sebagaimana dalam firman Alloh:
“Dijadikan
indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini,
yaitu:wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas,
perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah lading. Itulah
kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang
baik (surga).” (QS. Ali Imran:14)
Ketika
menyebutkan berbagai hal yang menjadikan kecintaan manusia dalam ayat
ini Allah mendahulukan wanita sebelum yang lain, hal ini memberikan
isyarat bahwa wanita menjadi sumber terbesar kenikmatan, kesenangan dan
perhiasan hidup di dunia ini. Tidak terkecuali bagi Rasulullah
Shalallahu ‘alaihiwassalam sebagai sosok manusia terbaik dan termulia,
wanita adalah sesuatu yang paling beliau cintai di antara kenikmatan
dunia yang lain, dan ini merupakan fitroh beliau sebagai manusia biasa.
Dari Anas radhiallahu ‘anhu ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda: ‘Aku diberikan rasa cinta dari dunia terhadap para wanita dan wewangian dan dijadikan penyejuk mataku ada di dalam shalat.” (HR. Ahmad, dan Nasa’i. Di shohihkan oleh Syaikh Al Albani)
Walhasil,
Allah telah menciptakan wanita sebagai perhiasan dan bahkan perhiasan
terbesar dunia ini namun sekaligus ia juga merupakan fitnah terbesar di
dunia ini yang pernah diciptakan Allah bagi kaum laki-laki.
Wanita Sholihah
Allah
telah memberikan sebuah definisi wanita sholihah yang menjadi perhiasan
dan kesenangan terbaik di dunia, sebagaimana dalam firman-Nya:
“…Maka
wanita yang sholih, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri
ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara (mereka)…” (QS. an-Nisa’:34)
Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam juga memberikan gambaran wanita sholihah terbaik sebagaimana dalam hadits:
Dari
Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata: “Nabi Shalallahu
‘alaihiwassalam ditanya : ’ Siapakah wanita yang paling baik?’ Beliau
menjawab:
‘(Sebaik-baik wanita)
adalah yang menyenangkan (suami)-nya jika ia melihatnya, mentaati
(suami)-nya jika ia memerintahnya dan ia tidak menyelisihi (suami)-nya
dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya.” (HR.
Ahmad, al Hakim, an Nasa’i dan ath Thobrani dan di Shohihkan oleh al
Albani).
Beliau
Shalallahu ‘alaihiwassalam juga berwasiat untuk memilih wanita yang
memiliki dien (agama) yang baik sebagai ukuran keshohihan seorang
wanita, bukan kecantikan, kedudukan atau hartanya.
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam beliau bersabda:
“Wanita
dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya,
kecantikannya dan karena dien (agama)-nya; maka pilihlah yang memiliki
dien maka engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Ada beberapa hadist lain yang saya ambil dari berbagai
sumber.Mari kita sedikit merenung tentang keistimewaan perempuan yang
kadang-kadang kita lupakan. Ini saya lampirkan beberapa keistimewaan
wanita menurut Hadist:
1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki kerana sifat
penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada
Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda , ” Ibu lebih penyayang
daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.
3. Barangsiapa yang
menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa
menangis kerana takutkan Allah .Dan orang yang takutkan Allah SWT akan
diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW) di dalam syurga.
5. Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar
ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti
melakukan amalan bersedekah.Hendaklah mendahulukan anak perempuan
daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan
seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail.
6. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
7. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga
saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan
lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik
mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka
baginya adalah syurga.
8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.
9. Daripada Aisyah r.a.” Barangsiapa yang diuji dengan
sesuatu daripada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada
mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.
10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan
tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah
dari mana-mana pun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
11. Wanita yang taat pada suaminya, maka semua ikan-ikan
di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua
beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga
solat dan puasanya.
12. Aisyah r.a berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah,
siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?” Jawab Rasulullah SAW
“Suaminya.” ” Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah SAW,
“Ibunya.”
13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di
bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah
dia dari pintu syurga mana sahaja yang dikehendaki.
14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan
agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam syurga terlebih dahulu
daripada suaminya (10,000 tahun).
15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam
rahimnya,maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT
mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan
darinya 1,000 kejahatan.
16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak
bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad
pada jalan Allah.
17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
18. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan
memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti
memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.
Semoga bisa
menjadikan pelajaran bagi kita, entah itu seorang perempuan ataupun
laki-laki. Ambil maknanya. Maka daripada itu, hargailah seorang
wanita..Jagalah istri anda, anak2 anda, apalagi Ibu anda!!!
Tidak ada komentar :
Posting Komentar